Ahad, 31 Mei 2026, Paciran, Lamongan – menjadi saksi bisu bagi ribuan mata yang berkaca-kaca di tanah barakah Banjaranyar, Paciran, Lamongan. Di bawah naungan Yayasan Pondok Pesantren Sunan Drajat, momentum Haflah Akhirussanah Tahun Ajaran 2025-2026 bukan sekadar seremoni kelulusan, melainkan sebuah simfoni sujud syukur atas keberhasilan para santri menuntaskan babak perjuangan menuntut ilmu dengan penuh keistiqamahan.
Dalam suasana yang sarat akan rasa haru dan kebanggaan mendalam, Yayasan Pondok Pesantren Sunan Drajat kembali menorehkan capaian membanggakan dengan sukses meluluskan lebih dari 1.400 santri putra dan putri dari berbagai jenjang pendidikan. Jumlah tersebut menjadi bukti nyata komitmen pesantren dalam mencetak generasi yang unggul dalam ilmu pengetahuan, kokoh dalam akhlak, serta siap mengabdikan diri kepada agama, bangsa, dan masyarakat.

Adapun para santri yang diwisuda dan dinyatakan lulus berasal dari lima lembaga pendidikan di bawah naungan Yayasan Pondok Pesantren Sunan Drajat, yaitu:
- SMP Negeri 2 Sunan Drajat.
- MTs. Sunan Drajat.
- MA Ma’arif 7 Sunan Drajat.
- SMK Sunan Drajat.
- MMA Sunan Drajat.
Prosesi wisuda diawali dengan pembacaan Surat Keputusan Kelulusan oleh Kepala Bidang Pendidikan Pesantren YPPSD, Suyono, M.Pd.I., yang menetapkan para santri sebagai lulusan pada tahun ajaran 2025/2026. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan Rapat Senat Terbuka sebagai bagian dari prosesi wisuda dan pengukuhan para lulusan.
Kekhidmatan momen istimewa ini kian terasa lengkap dengan hadirnya jajaran tokoh-tokoh besar bangsa yang memberikan dukungan moral bagi masa depan para santri. Prosesi ini turut dihadiri oleh:
- Dr. Ir. Rachmat Pambudy, M.S., selaku Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) RI.
- Sudaryono, B.Eng., M.M., M.B.A., selaku Wakil Menteri Pertanian RI.
- H. Emil Elestianto Dardak, B.Bus., M.Sc., Ph.D., selaku Wakil Gubernur Jawa Timur.
- H. Yuhronur Efendi, MBA., M.EK., selaku Bupati Lamongan.
Dalam sambutannya, para tokoh besar bangsa yang hadir turut memberikan motivasi dan semangat kepada para wisudawan agar terus melanjutkan pendidikan dan mengembangkan kapasitas diri. Mereka menegaskan bahwa pendidikan merupakan investasi terbaik untuk meraih masa depan yang lebih cerah.
Menteri Bappenas menekankan bahwa pesantren memiliki peran besar dalam mencetak generasi pemimpin bangsa yang berilmu dan berakhlak. Sementara itu, Wakil Menteri Pertanian mengajak para santri untuk selalu melakukan aktivitas yang dapat menambah ilmu, menambah manfaat ekonomi, dan menambah pahala.
Wakil Gubernur Jawa Timur juga menyampaikan bahwa santri memiliki peluang yang sangat besar untuk menjadi bagian dari generasi emas Indonesia. Menurutnya, pesantren merupakan tempat terbaik untuk menempa ilmu, akhlak, dan keterampilan yang dibutuhkan dalam menghadapi tantangan masa depan.
Haflah Akhirussanah Yayasan Pondok Pesantren Sunan Drajat Tahun Pelajaran 2025-2026, menjadi momentum penting bagi para lulusan untuk melangkah ke jenjang berikutnya, sekaligus memperkuat komitmen Pondok Pesantren Sunan Drajat dalam melahirkan generasi yang unggul dalam ilmu pengetahuan, kokoh dalam akhlak, dan siap mengabdi kepada agama, masyarakat, bangsa, dan negara.
Pondok Pesantren Sunan Drajat kembali menegaskan perannya sebagai salah satu pusat pendidikan Islam yang terus berkontribusi dalam mencetak sumber daya manusia berkualitas menuju Indonesia yang maju, mandiri, dan berdaya saing global.




