Beranda Berita Ta’dzim Maulid Nabi di PP. Sunan Drajat Jadi Momentum Merawat Tradisi Keislaman...

Ta’dzim Maulid Nabi di PP. Sunan Drajat Jadi Momentum Merawat Tradisi Keislaman dan Mahabbah Rasul

12
0

LAMONGAN — Yayasan Pondok Pesantren Sunan Drajat (YPPSD) Lamongan menjadikan peringatan Ta’dzim Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H sebagai momentum untuk memperkuat tradisi keislaman dan menanamkan mahabbah kepada Rasulullah SAW di kalangan santri.

Kegiatan yang berlangsung di Halaman MTs Sunan Drajat, Senin (24/8/2026) malam, dihadiri keluarga ndalem, jajaran pimpinan yayasan, kepala bidang, kepala lembaga formal dan nonformal, pimpinan pondok, wali asrama, serta santri PP. Sunan Drajat. Kebersamaan tersebut mencerminkan kuatnya ikatan keluarga besar pesantren dalam menjaga tradisi dan nilai-nilai keislaman.

Tidak hanya diisi dengan rangkaian seremonial, kegiatan juga memadukan unsur keagamaan dan kebangsaan. Setelah pembacaan Al-Qur’an, para hadirin bersama-sama menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Yayasan Pondok Pesantren Sunan Drajat. Rangkaian tersebut kemudian dilanjutkan dengan pembacaan visi dan misi yayasan serta sambutan dan arahan Ketua Yayasan PP. Sunan Drajat.

Dalam arahannya, Gus H. Murobbi Binnur, S.H., mengingatkan bahwa bulan Agustus merupakan bulan yang sarat sejarah bagi bangsa Indonesia. Di sisi lain, bertepatan dengan bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW, momentum tersebut menjadi kesempatan untuk meningkatkan rasa syukur dan kegembiraan atas kelahiran Rasulullah SAW.

“Semoga dengan lantaran kita bahagia dan bersyukur menyambut kelahiran Nabi Muhammad SAW, kelak mendapat syafaat Nabi Muhammad di Yaumil Qiyamah,” tuturnya.

Semangat tersebut kemudian diwujudkan melalui Gebyar Sholawat Khidmat Maulid Nabi Muhammad SAW bersama Grup Sholawat Ahbabul Musthofa Karangbinangun. Para santri dan seluruh keluarga besar pesantren mengikuti lantunan sholawat dengan penuh khidmat hingga akhir acara.

Melalui kegiatan Ta’dzim Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, PP. Sunan Drajat terus menunjukkan perannya sebagai lembaga pendidikan pesantren yang tidak hanya mengedepankan pendidikan keilmuan, tetapi juga menjaga tradisi keislaman, membangun karakter santri, serta menumbuhkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini