Beranda Berita PP. Sunan Drajat Dorong Digitalisasi Ekonomi Pesantren melalui PESANTARA dan SANTRILINK

PP. Sunan Drajat Dorong Digitalisasi Ekonomi Pesantren melalui PESANTARA dan SANTRILINK

9
0

LAMONGAN — Digitalisasi menjadi salah satu bagian penting dalam pengembangan bisnis pesantren yang dibahas dalam Forum Bisnis Pesantren Nusantara (Gelombang 1) di Pondok Pesantren Sunan Drajat, Ahad (27/9/2026).

Forum yang diinisiasi oleh Dr. H. Anas Al Hifini, S.E.I., M.S.I., Direktur Utama Perekonomian Sunan Drajat, tersebut tidak hanya membahas mindset dan model bisnis, tetapi juga memperkenalkan pemanfaatan ekosistem digital untuk mendukung pengembangan ekonomi pesantren.

Dalam sesi “Ekosistem Digital”, peserta mendapatkan materi mengenai akses aplikasi dan digitalisasi pesantren. Salah satu platform yang diperkenalkan adalah PESANTARA, yang digunakan dalam penyusunan prospektus bisnis dan business matching.

Melalui pendekatan tersebut, peserta diarahkan untuk mulai menghubungkan potensi bisnis yang dimiliki dengan peluang kerja sama dan jaringan yang lebih luas.

Digitalisasi juga menjadi bagian dari Business Action Plan melalui PESANTARA dan SANTRILINK. Peserta tidak hanya mendapatkan wawasan, tetapi juga diarahkan untuk menyusun rencana aksi berdasarkan potensi dan kebutuhan pesantren masing-masing.

Materi digitalisasi menjadi bagian dari rangkaian pembelajaran yang sebelumnya mencakup “Mengapa Pesantren Harus Mandiri”, pemetaan potensi bisnis, pemilihan usaha, model bisnis, omzet, margin, hingga pembelajaran dari pengalaman Perekonomian Sunan Drajat.

Forum ini memperlihatkan bahwa pengembangan ekonomi pesantren dapat berjalan beriringan dengan pemanfaatan teknologi. Digitalisasi menjadi salah satu instrumen untuk memperluas akses, membangun jaringan, serta membuka peluang kemitraan.

Forum Bisnis Pesantren Nusantara yang digagas PP. Sunan Drajat tersebut mendapat dukungan dari Bank Indonesia dan Kementerian Agama RI. Kolaborasi ini memperkuat ruang pembelajaran yang mempertemukan pengalaman Perekonomian Sunan Drajat dengan berbagai dukungan dan jaringan pengembangan ekonomi pesantren.

Melalui forum tersebut, PP. Sunan Drajat terus mendorong pesantren untuk tidak berhenti pada potensi, tetapi mulai menyusun langkah konkret menuju pengembangan usaha yang terarah, kolaboratif, dan adaptif terhadap perkembangan digital.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini