LAMONGAN — Yayasan Pondok Pesantren Sunan Drajat menggelar Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) se-Yayasan Pondok Pesantren Sunan Drajat di Hall Sunan Drajat, Selasa (6/10/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya yayasan dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia, kedisiplinan, serta implementasi nilai-nilai pesantren dalam kehidupan kerja. Kegiatan berlangsung pukul 13.00–16.00 WIB dan dihadiri oleh Ketua Yayasan, Sekretaris Yayasan, Majelis Keluarga PP. Sunan Drajat, serta GTK se-Yayasan Pondok Pesantren Sunan Drajat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan khataman Al-Qur’an yang dipimpin oleh Ustadz Dr. Wasis, M.Pd. Acara kemudian dipandu oleh Ustadz Rosyid dan Ustadz Heri, asatidz MA Ma’arif 7 Sunan Drajat, dengan menggunakan bahasa Jepang dan bahasa Inggris. Agenda dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan Sholawat Nabi Mahallul Qiyam oleh Ustadz Subhan, S.Pd., menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Yayasan Pondok Pesantren Sunan Drajat, serta pembacaan visi dan misi yayasan yang dipimpin oleh Ustadz Ridwan Tabani, M.Pd.

Dalam agenda pembinaan, Ketua Yayasan PP. Sunan Drajat Gus H. Murobbi Binnur, S.H. mengingatkan GTK untuk mengoptimalkan penggunaan Ustadzlink sebagai bagian dari sistem dan aturan yayasan yang harus ditaati dan dijalankan.
“Monggo, aplikasi Ustadzlink bisa dioptimalkan, karena itu merupakan bagian dari aturan dan sistem yang harus ditaati dan dijalani,” pesannya.

Sementara itu, Gus H. Anas Al Hifni menekankan pentingnya implementasi nilai-nilai yang disampaikan dalam pembinaan ke dalam kehidupan sehari-hari. Ia mengajak GTK untuk menjadi pribadi yang memiliki nilai dan akhlak. Menurutnya, keteraturan dalam ibadah juga dapat tercermin dalam keteraturan kehidupan.
“Orang yang sholatnya tertib, insya Allah hidupnya tertib,” pesannya.
Pembinaan kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin oleh KH. Abdul Majid, S.Ag. Melalui kegiatan ini, Yayasan Pondok Pesantren Sunan Drajat terus meneguhkan pembinaan GTK tidak hanya pada aspek profesionalitas dan sistem kerja, tetapi juga pada penguatan akhlak dan nilai-nilai kepesantrenan.




