JAKARTA — PT. Teknologi Sunan Drajat Lamongan berhasil mengukir prestasi gemilang dengan meraih Juara 4 dalam ajang bergengsi PIDI DIGDAYA X Hackathon 2026 yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia. Perusahaan yang berada di bawah naungan Yayasan Pondok Pesantren Sunan Drajat ini sukses menarik perhatian juri berkat inovasi unggulan mereka, SantriLink—sebuah platform terintegrasi berbasis kecerdasan buatan yang membawa efisiensi dan keandalan digital ke ekosistem pesantren.
Selama ini, pengelolaan administrasi, pembayaran SPP, transaksi harian santri, hingga pencatatan absensi di banyak lembaga pesantren masih dilakukan secara manual dan terpisah. Hal ini kerap memicu ketidakEFISIENAN operasional, risiko kehilangan data, serta minimnya transparansi keuangan.
Menjawab tantangan tersebut, PT. Teknologi Sunan Drajat Lamongan menghadirkan SantriLink sebagai platform all-in-one yang menghubungkan seluruh ekosistem pesantren dalam satu kendali digital.

Apresiasi dari Bank Indonesia pada ajang PIDI DIGDAYA X Hackathon 2026 menjadi bukti nyata bahwa inovasi teknologi lokal mampu memberikan dampak sosial yang luas. SantriLink tidak hanya membantu pengelola pesantren meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga memberikan ketenangan bagi para orang tua murid melalui transparansi pencatatan keuangan secara terpusat.
Langkah ini mempertegas komitmen PT Teknologi Sunan Drajat bersama Yayasan Pondok Pesantren Sunan Drajat dalam mempercepat transformasi digital dan memperkuat ekosistem ekonomi syariah di Indonesia.




