LAMONGAN — Forum Bisnis Pesantren Nusantara yang diinisiasi Pondok Pesantren Sunan Drajat mendapat dukungan dari Kementerian Agama Republik Indonesia dan Bank Indonesia. Dukungan tersebut terlihat melalui kehadiran Dr. Mahrus El-Mawa, M.Ag., Kepala Subdirektorat Pendidikan Ma’had ‘Aly Direktorat Pesantren-Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, serta Dwi Putra Indrawan, Deputi Direktur Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah Bank Indonesia, dalam Forum Bisnis Pesantren Nusantara Batch 1 di Hall PP. Sunan Drajat, Ahad (27/9/2026).

Dalam arahannya, Dr. Mahrus menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada seluruh peserta yang mengikuti forum, khususnya kepada Gus Anas Al Hifini sebagai penggagas forum. Ia menegaskan pentingnya usaha dalam mewujudkan perubahan, termasuk dalam membangun kemandirian ekonomi pesantren.

Sementara itu, Dwi Putra Indrawan menyampaikan apresiasi kepada PP. Sunan Drajat karena telah mengundang Bank Indonesia dalam forum tersebut. Menurutnya, kemandirian pesantren merupakan hal penting yang perlu terus dikembangkan. Ia juga memperkenalkan sejumlah program Bank Indonesia, salah satunya Gerbang Santri, yang disebut telah bekerja sama dengan 480 pesantren.
Dwi Putra menekankan bahwa upaya menjadikan Indonesia sebagai pusat ekonomi dan keuangan syariah membutuhkan kerja bersama.
“Kalau kita mau menjadi pusat syariah dunia, harus bekerja bersama-sama, tidak bisa sendiri,” ujarnya.
Ia berharap forum tersebut dapat menjadi ruang untuk memecahkan persoalan, membangun kerja sama, meningkatkan kesejahteraan pesantren, serta menghadirkan manfaat bagi umat. Ia juga mendorong munculnya wirausaha-wirausaha baru dari pesantren dan mengingatkan peserta agar tidak takut menghadapi kegagalan dalam proses membangun usaha.
Forum Bisnis Pesantren Nusantara sendiri diselenggarakan oleh Perekonomian Pondok Pesantren Sunan Drajat, dengan dukungan Bank Indonesia, Kementerian Agama, serta seluruh unit usaha di bawah Perekonomian Sunan Drajat.




