Beranda Berita Mahasantri Ma’had Aly Sunan Drajat Raih Juara 1 dan Juara 2 Lomba...

Mahasantri Ma’had Aly Sunan Drajat Raih Juara 1 dan Juara 2 Lomba MQK HSN Tingkat Kabupaten Lamongan

56
0

LAMONGAN — Mahasantri Ma’had Aly Sunan Drajat kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) Hari Santri Nasional (HSN) tingkat Kabupaten Lamongan. Dua mahasantri berhasil meraih juara dalam cabang lomba pembacaan kitab Muqaddimah Qanun Asasi karya Hadrotusy Syekh KH. Hasyim Asy’ari yang diselenggarakan secara luring pada Ahad, 18 Oktober 2026, di Pondok Pesantren An Nur Asiyah, Lopang, Kembangbahu, Lamongan.

Ajang perlombaan ini diselenggarakan oleh Rabithah Ma’ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMI NU) dan Lembaga Bahtsul Masail Nahdlatul Ulama (LBM NU) PCNU Lamongan sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Hari Santri Nasional. Kegiatan ini menjadi wadah bagi para santri untuk mengembangkan kemampuan membaca dan memahami kitab kuning sekaligus memperkuat tradisi keilmuan pesantren.

Prestasi membanggakan tersebut diraih oleh Farhan Attabik Mujtaba, mahasantri Ma’had Aly Sunan Drajat semester 1, yang berhasil meraih Juara 1. Sementara itu, Ahmad Anis Hasbullah, mahasantri semester 5, berhasil memperoleh Juara 2 pada cabang lomba yang sama. Keduanya menunjukkan kemampuan dan kesungguhan dalam mendalami Muqaddimah Qanun Asasi, karya Hadrotusy Syekh KH. Hasyim Asy’ari yang menjadi salah satu rujukan penting dalam memahami landasan pemikiran dan perjuangan Nahdlatul Ulama. Keberhasilan tersebut menjadi bukti semangat para mahasantri dalam mengembangkan kompetensi keilmuan, khususnya di bidang kajian kitab turats.

Capaian ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Farhan dan Ahmad Anis, tetapi juga bagi keluarga besar Ma’had Aly Sunan Drajat. Prestasi tersebut diharapkan dapat memotivasi para mahasantri lainnya untuk terus meningkatkan kualitas belajar, memperdalam khazanah keilmuan Islam, serta berani berkompetisi dalam berbagai ajang ilmiah di tingkat daerah maupun nasional. Melalui prestasi ini, Ma’had Aly Sunan Drajat turut menunjukkan komitmennya dalam menjaga tradisi intelektual pesantren dan mempersiapkan generasi penerus ulama yang berilmu, berakhlak, serta mampu memahami warisan pemikiran para ulama terdahulu.

Momentum Hari Santri Nasional ini sekaligus menjadi pengingat bahwa pesantren bukan hanya tempat menimba ilmu agama, melainkan juga ruang tumbuh bagi lahirnya generasi santri yang berprestasi dan berkontribusi bagi masyarakat. Prestasi Farhan Attabik Mujtaba dan Ahmad Anis Hasbullah menjadi salah satu wujud nyata semangat tersebut. Selamat kepada Farhan Attabik Mujtaba dan Ahmad Anis Hasbullah atas prestasi yang diraih. Semoga capaian ini menjadi langkah awal untuk terus berkarya, memperdalam ilmu, dan membawa manfaat bagi umat.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini