LAMONGAN — Yayasan Pondok Pesantren Sunan Drajat mulai menyiapkan program pendampingan khusus bagi santri yang memiliki keinginan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi luar negeri. Program tersebut diperkenalkan dalam kegiatan Sharing Moment Alumni: “Unlock Your Scholarship Journey” yang digelar di Hall Sunan Drajat, Ahad (4/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung pukul 08.30–13.00 WIB tersebut mengangkat tema “Kiat Meraih Beasiswa S1–S2–S3 ke Luar Negeri: Dream It, Prepare It, Achieve It”. Kegiatan diikuti kepala lembaga formal se-Yayasan Pondok Pesantren Sunan Drajat, santri tingkat SLTA, serta mahasiswa semester akhir.

Yayasan Pondok Pesantren Sunan Drajat, Ning Dr. Hj. Biyati Ahwarumi, S.E., M.Ak., mengatakan bahwa kegiatan tersebut dilatarbelakangi keinginan yayasan agar santri Sunan Drajat memiliki kesempatan belajar hingga ke berbagai negara.
“Kenapa ada sharing moment, karena kami memiliki keinginan sampean semua bisa belajar ke luar negeri,” ujarnya.
Menurutnya, mulai tahun ini telah disiapkan bagian khusus yang akan mengawal santri dalam mempersiapkan studi ke luar negeri. Tim tersebut melibatkan Ustadz Kholis, Ustadz Suyono, dan Ustadz Falihin, yang akan mengawal program unggulan tersebut.
Pendampingan tersebut tidak hanya berhenti pada kegiatan seminar. Yayasan akan melakukan tindak lanjut untuk memetakan santri yang benar-benar memiliki keinginan melanjutkan studi ke luar negeri.
“Seminar bukan hanya sekarang saja, tapi setelah ini akan ada follow up siapa yang benar-benar mau lanjut keluar negeri,” jelas Ning Biyati.
Program tersebut diharapkan dapat meningkatkan standar kualitas pendidikan di Pondok Pesantren Sunan Drajat sekaligus membuka ruang kolaborasi antara santri dengan lingkungan akademik global. Para santri juga diharapkan mampu berkembang menjadi pemimpin di berbagai bidang dengan tetap membawa karakter kepesantrenan.
Ning Biyati menegaskan bahwa cita-cita tersebut sejalan dengan visi untuk menyiapkan pemimpin yang berkepribadian santri, bermental entrepreneur rahmatan lil ‘alamin, serta memiliki akhlakul karimah.

Sementara itu, Gus Dr. H. Anas Al Hifni, S.E.I., M.S.I. dalam arahannya mendorong para santri untuk tidak berhenti belajar setelah menyelesaikan pendidikan di pesantren. Ia mengajak santri untuk memiliki cita-cita akademik yang tinggi dan melanjutkan pendidikan hingga jenjang yang lebih tinggi.
“Belajarlah yang giat, setelah lulus dari sini lanjut lagi studi,” pesannya. Ia juga menyampaikan bahwa yayasan akan mengalokasikan dukungan bagi santri yang ingin melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi.
Melalui program tersebut, Yayasan Pondok Pesantren Sunan Drajat berupaya menjadikan kesempatan studi luar negeri bukan sekadar impian, melainkan sebuah jalur pendidikan yang dipersiapkan secara terarah melalui pembinaan, pendampingan, dan tindak lanjut.




