Beranda Berita PC PESSANDRA Tuban dan Duta Damai BNPT Jatim Perkuat Ketahanan Pelajar MI-MA...

PC PESSANDRA Tuban dan Duta Damai BNPT Jatim Perkuat Ketahanan Pelajar MI-MA Annur melalui Edukasi Anti Bullying dan Pencegahan Radikalisme

15
0

Tuban– Pengurus Cabang Persatuan Santri Alumni Sunan Drajat (PC PESSANDRA) Kabupaten Tuban kembali memperkuat komitmennya dalam membangun lingkungan pendidikan yang aman dan berkarakter. Berkolaborasi dengan Duta Damai Dunia Maya Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Regional Jawa Timur, PC PESSANDRA menggelar sosialisasi bertajuk Pencegahan dan Penanggulangan Ancaman Terorisme, Radikalisme, serta Anti Bullying di Madrasah dalam rangka Masa Ta’aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) Tahun Pelajaran 2026/2027 di MTs dan MA Annur, Desa Genaharjo, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, Selasa (21/7/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk membangun ketahanan peserta didik sejak dini terhadap berbagai tantangan yang berkembang di lingkungan pendidikan maupun ruang digital. Melalui edukasi tersebut, para siswa diajak memahami pentingnya menciptakan budaya madrasah yang aman, saling menghormati, serta memiliki daya tangkal terhadap pengaruh paham intoleransi, radikalisme, dan berbagai bentuk kekerasan.

Ketua PC PESSANDRA Kabupaten Tuban, Sugiyanto, menyampaikan bahwa kolaborasi dengan Duta Damai BNPT Jawa Timur merupakan bentuk kepedulian alumni Pondok Pesantren Sunan Drajat dalam menciptakan lingkungan belajar yang ramah anak di madrasah-madrasah yang dikelola oleh para alumni.

“PC PESSANDRA Kabupaten Tuban ingin menjadi bagian dari terwujudnya lingkungan sekolah dan madrasah yang ramah anak, khususnya di madrasah-madrasah yang dikelola oleh alumni Pondok Pesantren Sunan Drajat di Kabupaten Tuban. Kami berharap kegiatan ini mampu memperkuat karakter peserta didik agar tumbuh menjadi generasi yang berakhlak, toleran, dan memiliki kepedulian terhadap sesama,” ujar Sugiyanto.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Duta Damai Dunia Maya BNPT Regional Jawa Timur, Achmad Reza Rafsanjani, menekankan bahwa ancaman terhadap generasi muda saat ini tidak hanya berbentuk kekerasan fisik, tetapi juga berkembang melalui ruang digital. Oleh karena itu, pelajar perlu memiliki kemampuan berpikir kritis, literasi digital yang baik, serta keberanian menolak segala bentuk ajakan yang mengarah pada intoleransi, radikalisme, maupun kekerasan.

“Bullying, ujaran kebencian, dan penyebaran paham radikal sering kali berawal dari lingkungan yang menganggap tindakan tersebut sebagai hal biasa. Karena itu, setiap siswa harus memiliki empati, menghormati perbedaan, berani melapor apabila menemukan tindakan perundungan, serta menggunakan media sosial untuk menyebarkan pesan-pesan positif. Madrasah harus menjadi tempat yang aman, nyaman, dan melahirkan generasi pembawa perdamaian,” jelas Reza.

Selain membahas bahaya bullying, peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya menjaga persatuan, memperkuat moderasi beragama, serta memanfaatkan media digital secara bijak agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang menyesatkan maupun propaganda kelompok yang bertentangan dengan nilai-nilai kebangsaan.

Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi diskusi, tanya jawab, dan penyampaian berbagai contoh kasus yang dekat dengan kehidupan remaja. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi dan aktif berdialog mengenai tantangan yang mereka hadapi dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di media sosial.

Melalui sinergi antara PC PESSANDRA Kabupaten Tuban dan Duta Damai Dunia Maya BNPT Regional Jawa Timur, diharapkan para pelajar mampu menjadi generasi yang memiliki karakter kuat, menghargai keberagaman, serta menjadi pelopor terciptanya lingkungan madrasah yang aman, ramah anak, bebas dari bullying, dan tangguh menghadapi berbagai pengaruh negatif di era digital.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini