Beranda Berita PC PESSANDRA Tuban dan Duta Damai BNPT Jatim Perkuat Pencegahan Bullying dan...

PC PESSANDRA Tuban dan Duta Damai BNPT Jatim Perkuat Pencegahan Bullying dan Radikalisme di Ponpes Mina’us Sholihin

30
0

Tuban – Upaya membangun lingkungan pendidikan yang aman, ramah, dan bebas dari kekerasan terus diperkuat melalui kolaborasi antara Pengurus Cabang Persatuan Santri Alumni Sunan Drajat (PC PESSANDRA) Kabupaten Tuban dan Duta Damai Dunia Maya Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Regional Jawa Timur. Sinergi tersebut diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi Pencegahan dan Penanggulangan Ancaman Terorisme, Radikalisme, serta Anti Bullying di Pondok Pesantren yang digelar di Pondok Pesantren Mina’us Sholihin, Desa Tunah, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, Jumat (14/8/2026).

Kegiatan yang diikuti sekitar 80 santri dan santriwati tersebut merupakan bagian dari program pembentukan Lembaga Anti Bullying di lingkungan pesantren, sekaligus memperkuat ketahanan generasi muda terhadap berbagai bentuk kekerasan, intoleransi, radikalisme, dan ekstremisme yang berkembang di tengah masyarakat maupun ruang digital.

Pengasuh Pondok Pesantren Mina’us Sholihin, Kiai Rosidin, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada PC PESSANDRA Tuban dan Duta Damai BNPT Jawa Timur atas pelaksanaan kegiatan edukasi tersebut. Menurutnya, materi mengenai pencegahan bullying, radikalisme, dan penguatan karakter sangat penting diberikan kepada para santri sebagai bekal menghadapi tantangan zaman.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PC PESSANDRA Tuban dan Duta Damai BNPT Jawa Timur yang telah hadir memberikan edukasi kepada para santri. Semoga kegiatan ini membawa manfaat dan menjadi bagian dari ikhtiar membentuk generasi yang berakhlak, toleran, dan cinta damai. Kami juga berharap semakin banyak alumni Pondok Pesantren Sunan Drajat yang sukses di berbagai bidang, dan seluruh potensi tersebut dapat terwadahi serta terus bersinergi melalui PESSANDRA,” ujar Kiai Rosidin.

Sementara itu, Ketua PC PESSANDRA Kabupaten Tuban, Sugiyanto, menjelaskan bahwa kolaborasi bersama Duta Damai BNPT Jawa Timur merupakan bentuk silaturahmi antar sesama alumni Pondok Pesantren Sunan Drajat yang saat ini memiliki dan mengelola lembaga pendidikan di berbagai wilayah Kabupaten Tuban.

“Program kolaborasi ini lahir dari semangat silaturahmi sesama alumni. Banyak alumni Sunan Drajat yang saat ini mengelola pondok pesantren, madrasah, maupun lembaga pendidikan lainnya. Melalui PESSANDRA, kami ingin membangun jaringan yang saling menguatkan, berbagi program, serta menghadirkan edukasi yang bermanfaat bagi para santri dan pelajar,” ungkap Sugiyanto.

Pada sesi materi, Ketua Duta Damai Dunia Maya BNPT Regional Jawa Timur, Achmad Reza Rafsanjani, menyampaikan bahwa pencegahan terhadap intoleransi, radikalisme, dan ekstremisme harus dimulai dari lingkungan pendidikan. Ia menekankan bahwa bullying dan kekerasan di sekolah maupun pesantren tidak boleh dianggap sebagai hal yang biasa karena dapat menjadi pintu masuk berkembangnya paham ekstrem.

“Bullying, pengucilan, dan kekerasan verbal sering kali dianggap candaan, padahal dapat meninggalkan luka psikologis yang mendalam. Ketika seseorang merasa tidak diterima di lingkungannya, kondisi tersebut bisa dimanfaatkan oleh kelompok ekstrem untuk melakukan pendekatan. Karena itu, membangun budaya saling menghargai, empati, dan kepedulian di lingkungan pesantren merupakan bagian penting dari upaya pencegahan ekstremisme,” jelas Reza.

Ia juga mengajak para santri untuk bijak menggunakan media sosial, memperbanyak literasi, serta tidak mudah percaya terhadap informasi yang mengandung ujaran kebencian, intoleransi, atau ajakan menuju tindakan kekerasan. Menurutnya, ruang digital saat ini menjadi salah satu media utama penyebaran propaganda dan rekrutmen kelompok ekstrem sehingga generasi muda perlu memiliki kemampuan berpikir kritis dan daya tangkal yang kuat.

Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang mendapat antusiasme tinggi dari para peserta. Para santri aktif menyampaikan pertanyaan mengenai penggunaan media sosial, cara menghadapi perundungan, serta langkah yang harus dilakukan apabila menemukan indikasi penyebaran paham radikal di lingkungan sekitar.

Melalui kolaborasi antara PC PESSANDRA Kabupaten Tuban dan Duta Damai Dunia Maya BNPT Regional Jawa Timur, diharapkan semakin banyak pondok pesantren dan lembaga pendidikan yang menjadi bagian dari gerakan bersama dalam menciptakan lingkungan belajar yang ramah anak, bebas dari bullying dan kekerasan, serta tangguh terhadap ancaman intoleransi, radikalisme, dan ekstremisme, sehingga lahir generasi santri yang berakhlak, berwawasan kebangsaan, dan menjadi pelopor perdamaian di masyarakat.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini