Beranda Berita Dari Perjuangan Ulama hingga Pendidikan Santri, YPPSD Jadikan HUT ke-81 RI sebagai...

Dari Perjuangan Ulama hingga Pendidikan Santri, YPPSD Jadikan HUT ke-81 RI sebagai Momentum Menanamkan Nasionalisme

35
0

LAMONGAN – Semangat perjuangan kemerdekaan kembali digaungkan Yayasan Pondok Pesantren Sunan Drajat (YPPSD) melalui Upacara Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Senin (17/8/2026). Berlangsung di Lapangan Mbabrik Drajat, Paciran, Lamongan, kegiatan tersebut diikuti seluruh unsur pendidikan di bawah naungan YPPSD sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa para pejuang sekaligus refleksi bagi generasi penerus.

Upacara diikuti siswa-siswi, kepala lembaga formal dan nonformal, serta GTK dari MTs Sunan Drajat, SMPN 2 Paciran Sunan Drajat, MMA Sunan Drajat, SMK Sunan Drajat Lamongan, MA Ma’arif 7 Sunan Drajat, Universitas Sunan Drajat, dan Ma’had Aly Sunan Drajat. Dr. R. H. Zainul Musthofa, M.Hi., Mudir Ma’had Aly Sunan Drajat, bertindak sebagai pembina upacara dan Khosin, S.H., S.Pd. membacakan teks Proklamasi.

Dalam amanatnya, Dr. Zainul Musthofa menekankan pentingnya mengenalkan kembali sejarah perjuangan ulama dan santri kepada generasi muda. Salah satu kisah yang disampaikan adalah perjuangan KH. Muhammad Amin Musthofa, putra KH. Musthofa Abdul Karim, pendiri Pondok Pesantren Tarbiyatut Tholabah Kranji. KH. Muhammad Amin Musthofa turut berjuang bersama para santri menuju Surabaya setelah keluarnya Resolusi Jihad dari KH. Hasyim Asy’ari.

Kisah perjuangan tersebut kemudian mencapai titik akhir di Dagan, Solokuro, Lamongan. KH. Muhammad Amin Musthofa bersama KH. Ahmad Muhtadi Musthofa gugur setelah ditembak oleh serdadu dan kemudian dimakamkan di wilayah tersebut. Peristiwa itu menjadi salah satu bukti bahwa kalangan pesantren memiliki peran dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Semangat tersebut menjadi relevan untuk diteruskan dalam konteks pendidikan masa kini. Bagi YPPSD, perjuangan generasi saat ini dapat diwujudkan melalui kesungguhan dalam menuntut ilmu, membangun karakter, menjaga persatuan, serta memberikan manfaat kepada masyarakat. Dengan demikian, nilai kepahlawanan tidak hanya dikenang dalam upacara, tetapi juga diwujudkan melalui perilaku dan kontribusi nyata para santri.

Peringatan HUT ke-81 RI di lingkungan YPPSD sekaligus mempertegas peran Pondok Pesantren Sunan Drajat sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya mengajarkan ilmu keagamaan, tetapi juga menanamkan nilai kebangsaan dan kepedulian terhadap sejarah perjuangan bangsa. Dari lingkungan pesantren, semangat perjuangan para ulama dan santri diharapkan terus tumbuh dan diteruskan oleh generasi penerus Indonesia.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini