Beranda Berita Mengenang KH. Muhammad Amin Musthofa, YPPSD Hidupkan Kembali Jejak Perjuangan Santri di...

Mengenang KH. Muhammad Amin Musthofa, YPPSD Hidupkan Kembali Jejak Perjuangan Santri di Hari Kemerdekaan

57
0

LAMONGAN – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Yayasan Pondok Pesantren Sunan Drajat (YPPSD) menjadi momentum untuk mengenang kembali perjuangan ulama dan santri dalam mempertahankan tanah air. Hal tersebut disampaikan Dr. R. H. Zainul Musthofa, M.Hi., Mudir Ma’had Aly Sunan Drajat, saat menjadi pembina Upacara Detik-Detik Proklamasi di Lapangan Mbabrik Drajat, Paciran, Lamongan, Senin (17/8/2026).

Dalam amanatnya, Dr. Zainul Musthofa mengajak seluruh peserta upacara untuk menghadirkan kembali sosok para pejuang sebagai teladan bagi generasi penerus. Salah satu tokoh yang disoroti adalah KH. Muhammad Amin Musthofa, putra KH. Musthofa Abdul Karim, pendiri Pondok Pesantren Tarbiyatut Tholabah Kranji, Paciran, Lamongan.

Muhammad Amin Musthofa turut berjuang bersama para santri menuju Surabaya setelah KH. Hasyim Asy’ari mengeluarkan Resolusi Jihad. Kisah tersebut menjadi gambaran bahwa pesantren tidak hanya menjadi tempat menuntut ilmu agama, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap perjuangan bangsa dan negara.

Perjuangan KH. Muhammad Amin Musthofa kemudian berakhir di Dagan, Solokuro, Lamongan. Bersama KH. Ahmad Muhtadi Musthofa, beliau gugur setelah ditembak oleh serdadu dan kemudian dimakamkan di wilayah tersebut. Kisah keduanya menjadi bagian dari sejarah perjuangan ulama dan santri yang penting untuk terus dikenalkan kepada generasi muda.

Jejak sejarah tersebut juga memiliki keterkaitan dengan perjalanan pendidikan di lingkungan pesantren. Pengasuh Pondok Pesantren Sunan Drajat, Prof. Dr. KH. Abdul Ghofur, juga pernah menempuh pendidikan awal dan madrasah di lingkungan Tarbiyatut Tholabah Kranji. Hal ini menjadi salah satu bagian dari keterhubungan tradisi pendidikan pesantren di kawasan Paciran yang terus berkembang hingga saat ini.

Melalui momentum HUT ke-81 RI, YPPSD berupaya menghidupkan kembali ingatan sejarah tersebut agar tidak berhenti sebagai cerita masa lalu. Keteladanan KH. Muhammad Amin Musthofa dan KH. Ahmad Muhtadi Musthofa diharapkan dapat menginspirasi para santri untuk meneruskan perjuangan melalui ilmu, akhlak, pendidikan, dan pengabdian kepada masyarakat serta bangsa Indonesia.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini