Beranda Berita Puncak Harlah ke-49, PP. Sunan Drajat Teguhkan Semangat Perjuangan dan Harapan Pesantren...

Puncak Harlah ke-49, PP. Sunan Drajat Teguhkan Semangat Perjuangan dan Harapan Pesantren Semakin Maju

33
0

LAMONGAN – Puncak peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-49 Pondok Pesantren Sunan Drajat dilaksanakan pada Senin malam (7/9/2026) di halaman Masjid Agung Pondok Pesantren Sunan Drajat. Kegiatan yang berlangsung pukul 19.30–22.00 WIB tersebut diikuti oleh santri putra PP. Sunan Drajat serta dihadiri Kepala Pondok Putra, jajaran Wakil Kepala Bidang Pondok Pesantren Sunan Drajat, pengurus pondok, wali asrama, dan ketua asrama se-Pondok Pesantren Sunan Drajat.

Acara dipandu oleh M. Ilham Jefri Albukori sebagai pembawa acara (MC), yang mengantarkan seluruh rangkaian kegiatan hingga selesai. Puncak Harlah ke-49 ini menjadi momentum untuk mengenang perjalanan panjang perjuangan Pondok Pesantren Sunan Drajat sekaligus meneguhkan kembali semangat seluruh keluarga besar pesantren dalam melanjutkan cita-cita dan perjuangan para pendahulu.

Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, kemudian dilanjutkan Khotmil Qur’an yang dipimpin oleh Ustadz Dr. Wasis, M.Pd. dan Gus Kaab bersama para asatidz Program Tahfidh Pondok Pesantren Sunan Drajat. Suasana semakin khidmat dengan pelaksanaan Mahallul Qiyam yang dipimpin oleh ISHARI Pondok Pesantren Sunan Drajat.

Kepala Pondok Putra, Ustadz Nur Halim, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya peringatan Harlah ke-49. Beliau menyampaikan bahwa sejak pagi hari, khataman Al-Qur’an juga telah dilaksanakan di masing-masing lembaga yang berada di bawah Yayasan Pondok Pesantren Sunan Drajat.

Memasuki usia ke-49, PP. Sunan Drajat telah menorehkan berbagai pencapaian. Salah satu perkembangan yang terlihat adalah transformasi sistem presensi santri. Jika sebelumnya santri menggunakan kartu SantriLink untuk melakukan presensi, kini sistem tersebut telah berkembang dengan penggunaan teknologi pemindaian wajah.

“Semoga di umur ke-49 ini Pondok Pesantren Sunan Drajat semakin baik lagi dan tujuan kita semua akan tercapai,” harap Ustadz Nur Halim.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan perwakilan keluarga ndalem sekaligus Mauidhotul Hasanah yang disampaikan oleh Gus Dr. H. Ahmad Iwan Zunaich, Lc., MM., M.Pd. Dalam tausiyahnya, beliau menyampaikan bahwa peringatan Harlah tahun ini memiliki keistimewaan tersendiri karena bertepatan dengan usia ke-49 Pondok Pesantren Sunan Drajat dan tahun kelahiran Pengasuh PP. Sunan Drajat, Prof. Dr. KH. Abdul Ghofur, yang juga lahir pada tahun 1949.

Beliau mengajak seluruh santri untuk mengambil hikmah dari perjuangan pengasuh dalam mendirikan dan mengembangkan Pondok Pesantren Sunan Drajat. Semangat tersebut perlu dihidupkan kembali oleh seluruh santri dalam kehidupan sehari-hari.

“Santrine Yai Ghofur kudu pinter lan apik toto kramane,” pesan beliau.

Gus Dr. H. Ahmad Iwan juga mengingatkan bahwa cita-cita pengasuh bukan hanya menjadikan santri sebagai orang alim, tetapi juga memiliki tata krama dan mampu memberikan manfaat bagi orang lain. Karena itu, santri diajak untuk senantiasa menata niat, mencari rida orang tua, guru, dan pengurus, serta menjaga diri dari perbuatan dosa agar tidak mengganggu proses belajar selama berada di pesantren.

Sebagai ungkapan rasa syukur atas 49 tahun perjuangan PP. Sunan Drajat sebagai tempat menimba ilmu, acara dilanjutkan dengan prosesi pemotongan tumpeng oleh Kepala Pondok Pesantren Sunan Drajat Putra, Ustadz Nur Halim, M.Pd., yang kemudian diserahkan kepada Gus Dr. H. Ahmad Iwan Zunaich, Lc., MM., M.Pd.

Puncak Harlah juga diramaikan dengan pengumuman pemenang Lomba Menulis Cerpen Perjuangan yang diselenggarakan oleh Tim Redaksi Lensa Media Pesantren Pondok Pesantren Sunan Drajat. Juara pertama diraih oleh M. Nur Hafidz Ferdiansyah dari Asrama Al-Hambali, lembaga MMA.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan pembacaan doa yang disampaikan oleh Ustadz Hasbullah Arif dan dilanjutkan oleh Ustadz Muhammad Zaini Rosyid.

Peringatan Harlah ke-49 ini menjadi momentum refleksi sekaligus penyemangat bagi seluruh keluarga besar PP. Sunan Drajat untuk terus menjaga warisan perjuangan, meningkatkan kualitas pendidikan, dan melahirkan santri yang tidak hanya berilmu, tetapi juga berakhlak, beradab, dan bermanfaat bagi masyarakat.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini