Beranda Artikel Dua Kondisi untuk Menunjukkan Amal Baik: Antara Riya dan Teladan

Dua Kondisi untuk Menunjukkan Amal Baik: Antara Riya dan Teladan

271
0

Dalam kehidupan, seringkali kita dihadapkan pada dilema: apakah boleh menceritakan atau menunjukkan amal kebaikan yang telah kita lakukan? Agus H. Murobbi Binnur (Gus Obby) dalam pengajian rutinan malam Selasa Wage, memberikan jawaban yang menarik, membedakan antara “riya” (pamer dengan niat ingin dipuji) dan “tahadduts bin ni’mat” (mensyukuri nikmat dengan cara menceritakannya). Dalam pengajian tersebut, ada dua kondisi di mana menunjukkan amal baik diperbolehkan dan bahkan dianjurkan.

1. Menjadi Teladan untuk Menginspirasi Orang Lain

Tujuan utama dari menunjukkan perbuatan baik adalah agar orang lain dapat terinspirasi dan meneladani perbuatan tersebut. Ini adalah niat yang mulia, di mana kita menjadi contoh nyata bagi orang lain untuk berbuat kebaikan.

  • Bersyukur atas Nikmat: Gus Obby mencontohkan, memamerkan kekayaan atau harta bukanlah hal yang salah jika niatnya adalah sebagai bentuk syukur kepada Allah. Hal ini juga termasuk menjaga penampilan dengan memakai pakaian yang layak, karena terlihat lusuh bisa diartikan sebagai ketidakmampuan mensyukuri nikmat.

2. Sebagai Bentuk Syukur (Tahadduts bin Ni’mat)

“Tahadduts bin Ni’mat” adalah sebuah konsep yang mengajarkan kita untuk menceritakan nikmat atau kebaikan yang telah diterima. Ini adalah cara untuk mengekspresikan rasa syukur kepada Tuhan dan berbagi kebahagiaan dengan sesama.

  • Berbagi Kebahagiaan: Contohnya adalah ketika seseorang berhasil menunaikan ibadah haji. Mengundang tetangga dan membagikan makanan merupakan wujud syukur yang diperbolehkan.
  • Motivasi Positif: Menceritakan amalan-amalan saleh, seperti shalat malam atau mujahadah (berjuang di jalan Allah), juga bisa menjadi dorongan positif bagi orang lain.

Penting untuk diingat, jika ada sedikit unsur riya di dalamnya, hal itu dianggap wajar. Namun, inti dari semua ini adalah bahwa niat utama bukanlah untuk mencari pujian, melainkan untuk memberikan manfaat dan teladan bagi orang lain, serta sebagai bentuk syukur yang tulus kepada Allah SWT.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini