Beranda Berita PC PESSANDRA Tuban Gandeng Duta Damai BNPT Jatim Wujudkan Madrasah Ramah Anak...

PC PESSANDRA Tuban Gandeng Duta Damai BNPT Jatim Wujudkan Madrasah Ramah Anak Melalui Edukasi Anti Bullying dan Anti Kekerasan

80
0

Tuban – Komitmen menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan ramah anak terus diperkuat oleh Pengurus Cabang Persatuan Alumni Sunan Drajat (PC PESSANDRA) Kabupaten Tuban. Berkolaborasi dengan Duta Damai Dunia Maya Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Regional Jawa Timur, PC PESSANDRA menggelar kegiatan sosialisasi Anti Bullying, Anti Kekerasan, dan Anti Pelecehan Seksual dalam rangka Masa Ta’aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) Tahun Pelajaran 2026/2027 di MTs dan MA Hidayatul Ummah, Bringin, Montong, Tuban, Minggu (19/7/2026).

Kegiatan yang diikuti oleh peserta didik baru tersebut menjadi bagian dari upaya bersama dalam membangun budaya sekolah yang aman sekaligus memperkuat karakter generasi muda agar mampu menciptakan lingkungan belajar yang saling menghargai, bebas dari perundungan, kekerasan, maupun bentuk pelecehan di lingkungan pendidikan.

Ketua PC PESSANDRA Kabupaten Tuban, Sugiyanto, mengatakan bahwa kolaborasi bersama Duta Damai BNPT Jawa Timur merupakan bentuk kepedulian alumni Pondok Pesantren Sunan Drajat terhadap tumbuh kembang peserta didik di madrasah. Menurutnya, pendidikan karakter harus berjalan beriringan dengan pendidikan akademik agar mampu melahirkan generasi yang berakhlak mulia dan memiliki kepedulian sosial.

“PC PESSANDRA Kabupaten Tuban ingin menjadi bagian dari terwujudnya lingkungan sekolah dan madrasah yang ramah anak. Terutama di madrasah-madrasah yang dikelola oleh para alumni Pondok Pesantren Sunan Drajat di Kabupaten Tuban. Kami berharap kolaborasi ini dapat memperkuat kesadaran seluruh warga madrasah untuk bersama-sama mencegah bullying, kekerasan, maupun pelecehan seksual sejak dini,” ujar Sugiyanto.

Sementara itu, Ketua Duta Damai Dunia Maya BNPT Regional Jawa Timur sekaligus sebagai pengurus PC PESANDRA Kabupaten Tuban, Achmad Reza Rafsanjani, menyampaikan bahwa kasus bullying dan kekerasan di lingkungan pendidikan masih menjadi tantangan yang harus diselesaikan secara bersama. Menurutnya, tindakan perundungan yang dianggap sebagai candaan sering kali meninggalkan luka psikologis yang mendalam bagi korban dan dapat memengaruhi perkembangan mental maupun prestasi belajar peserta didik.

“Bullying tidak boleh dianggap sebagai hal yang biasa. Candaan yang membuat seseorang merasa takut, malu, atau tersakiti sudah termasuk bentuk perundungan. Karena itu, setiap siswa harus memiliki rasa empati, saling menghargai, serta berani melapor kepada guru apabila mengetahui adanya bullying maupun kekerasan di lingkungan sekolah. Madrasah harus menjadi tempat yang aman untuk belajar, bertumbuh, dan mengembangkan potensi setiap anak,” jelas Reza.

Selain membahas pencegahan bullying dan kekerasan, para peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya membangun karakter yang menghargai perbedaan, mengedepankan komunikasi yang sehat, serta memanfaatkan media digital secara bijak. Reza menekankan bahwa lingkungan pendidikan yang aman akan melahirkan generasi yang lebih percaya diri, produktif, dan mampu menjadi agen perdamaian baik di lingkungan sekolah maupun di ruang digital.

Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan sesi diskusi, tanya jawab, serta penyampaian berbagai studi kasus yang dekat dengan kehidupan remaja. Para siswa tampak antusias mengikuti materi dan aktif menyampaikan pengalaman maupun pendapat mereka mengenai pentingnya menciptakan budaya saling menghormati di lingkungan madrasah.

Melalui kolaborasi antara PC PESSANDRA Kabupaten Tuban dan Duta Damai Dunia Maya BNPT Regional Jawa Timur, diharapkan semakin banyak satuan pendidikan, khususnya madrasah yang dikelola alumni Pondok Pesantren Sunan Drajat, mampu mengembangkan budaya sekolah yang ramah anak, bebas dari bullying dan kekerasan, serta menjadi lingkungan yang mendukung tumbuhnya generasi yang berkarakter, toleran, dan berdaya saing di era digital.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini