Beranda Berita PPDB 2025–2026, Ponpes Sunan Drajat Sambut 1.900 Santri Baru: Perkuat Tagline “Mondok...

PPDB 2025–2026, Ponpes Sunan Drajat Sambut 1.900 Santri Baru: Perkuat Tagline “Mondok Sambil Sekolah, Mondok Sambil Mengajar”

1091
0
Penerimaan Santri Baru PP Sunan Drajat Lamongan

Lamongan – Pondok Pesantren Sunan Drajat (PPSD) kembali mencatatkan pencapaian penting dalam dunia pendidikan pesantren. Pada tahun ajaran 2025–2026, pesantren yang terletak di pesisir utara Lamongan ini berhasil menerima 1.900 santri baru dari berbagai daerah di Indonesia. Penerimaan ini menjadi momen berharga dan penuh syukur, seiring dengan semakin meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap sistem pendidikan dan pembinaan karakter yang diterapkan di lingkungan YPPSD.

Kehadiran ribuan santri baru ini menjadi semangat baru bagi keluarga besar pesantren untuk terus memperkuat pelayanan, kualitas pembelajaran, dan tata kelola pendidikan. Tahun ini, Yayasan Pondok Pesantren Sunan Drajat juga mulai menerapkan perubahan kurikulum sebagai langkah reformasi pendidikan, guna meningkatkan kualitas lulusan yang tidak hanya cakap secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak mulia, daya saing, dan semangat kemandirian.

Penerimaan Santri Baru PP Sunan Drajat Lamongan

 

Dengan semangat baru tersebut, YPPSD terus menggaungkan tagline inspiratif:
“Mondok Sambil Sekolah, Mondok Sambil Mengajar.”
Tagline ini mencerminkan integrasi antara pendidikan formal, nonformal, dan penguatan karakter di lingkungan pesantren. Santri dididik tidak hanya untuk menimba ilmu, tetapi juga dilatih untuk menjadi pemimpin, pendidik, dan penggerak umat—baik melalui jenjang pendidikan formal seperti Madrasah Tsanawiyah, SMP Negeri, Madrasah Aliyah, SMK, Madrasah Mu’alimin Mu’alimat hingga perguruan tinggi UNSUDA, maupun melalui pengalaman nyata di bidang pengajaran dan kepesantrenan.

 

 

Penerimaan Santri Baru PP Sunan Drajat Lamongan

Keberhasilan ini tak lepas dari dedikasi pengasuh , pengurus yayasan, tenaga pendidik, serta sinergi antara wali santri dan masyarakat. Pondok Pesantren Sunan Drajat tidak hanya menjadi tempat belajar agama, tetapi juga menjadi kawah candradimuka bagi lahirnya generasi santri pejuang, pemimpin, dan wirausahawan yang rahmatan lil ‘alamin.

Semoga dengan semangat baru dan kurikulum yang terus berkembang, Pondok Pesantren Sunan Drajat semakin jaya, menjadi inspirasi nasional dalam membangun peradaban Islam yang moderat, produktif, dan berwawasan global.
(najihae)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini